4 Desktop Environment Paling Populer di 2020

Haloo Sobat Tech, kali ini saya akan mereview 4 Desktop Environment paling populer di 2020 versi Aisyah.

Yaps, Desktop environment atau Lingkungan Destop pada komputer sebuah lingkungan desktop (bahasa Inggris: desktop environment (DE)) umumnya merujuk ke gaya grafis antarmuka pengguna (GUI=Graphical User Interface) yang mememperlihatkan kiasan desktop di layar komputer modern. Lingkungan desktop adalah alternatif yang paling populer sebagai pengganti antarmuka baris perintah (command line interface) (CLI) yang saat ini umumnya digunakan terbatas oleh para pakar komputer.

Sebuah lingkungan desktop biasanya terdiri dari ikon, sistem jendela (window), bilah alat (toolbar), map (folder), latar belakang (wallpaper), dan gawit layartama (desktop widgets).

Mari kita mereview 4 Desktop Environment paling populer di 2020 versi Aisyah:

GNOME

GNOME adalah lingkungan desktop dan antarmuka grafik pengguna yang berjalan di atas sistem operasi. GNOME secara keseluruhan terdiri dari perangkat lunak bebas dan gratis. GNOME merupakan proyek internasional untuk menciptakan kerangka, aplikasi perangkat lunak untuk desktop, dan juga untuk mengatur peluncuran, penanganan file dan manajemen tugas jendela (window).

GNOME dikembangkan oleh The GNOME Project, yang terdiri dari sukarelawan dan kontributor berbayar, perusahaan kontributor terbesar adalah Red Hat. Ini adalah proyek internasional yang bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja perangkat lunak untuk pengembangan perangkat lunak, memprogram aplikasi pengguna akhir berdasarkan kerangka kerja ini, dan untuk mengkoordinasikan upaya internasionalisasi dan lokalisasi dan aksesibilitas perangkat lunak tersebut.

GNOME adalah bagian dari proyek GNU dan dapat digunakan di kebanyakan sistem operasi Unix-like, kebanyakan Linux dan OpenSolaris desktop.

Rilis terakhir adalah GNOME 3.34: “Thessaloniki”. Dan merupakan DE standar untuk beberapa distro linux seperti Debian, Ubuntu, Fedora.

KDE

KDE (K Desktop Environment) adalah lingkungan desktop (desktop environment) dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE dapat ditemui pada berbagai sistem Unix, termasuk Linux, BSD, dan Solaris. KDE juga tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan untuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin dan WSL untuk Windows 10.

Keunggulan utama KDE adalah kemudahan pemakaian, fleksibilitas, portabitilis, dan kekayaan fitur. KDE dikembangkan sejalan dengan KDevelop, paket pengembangan perangkat lunak, dan KOffice, paket aplikasi office.

Huruf “K” mulanya adalah untuk “Kool”, tetapi selanjutnya diganti menjadi “K” saja, yang berarti Aksara pertama sebelum ‘L’ (untuk Linux) dalam alfabet Latin. Rilis terbaru adalah Plasma 5.17. KDE merupakan DE standar untuk distro openSUSE, Slackware.

Pantheon

Pantheon adalah lingkungan desktop. Ini dikembangkan oleh tim yang sama yang membangun Elementary OS. Ditulis dari awal menggunakan Vala dan toolkit GTK3 dan dikenal luas karena penampilannya yang sangat halus. Tidak seperti lingkungan desktop lainnya, Pantheon adalah yang paling tidak dapat disesuaikan, sehingga kita tidak akan melihat banyak orang menggunakannya di distro Linux lainnya selain di Elementary OS

Cinnamon

Cinnamon adalah sebuah lingkungan desktop gratis dan sumber terbuka untuk X Window System yang berasal dari GNOME 3, tetapi mengikuti konvensi metafora desktop tradisional. Cinnamon adalah lingkungan desktop utama yang digunakan oleh Linux Mint, akan tetapi juga tersedia sebagai pilihan desktop untuk distribusi Linux dan sistem operasi Unix-like yang lain.

Pengembangan Cinnamon bermula sebagai reaksi pada peluncuran GNOME 3 di bulan April 2011. Pada saat itu, metafora desktop konvensional GNOME 2 digantikan dengan Gnome Shell.

Cinnamon secara umum dipuji oleh media sebagai salah satu faktor pembeda Linux Mint. Pujian ini datang terutama untuk kemudahan penggunaannya dan kurva pembelajaran yang tidak tinggi. Ditilik dari segi model desain yang konservatif, Cinnamon mirip dengan XFCE dan GNOME 2.

DE ini merupakan DE default untuk distro Linux Mint. Meski beberapa distro juga menyediakan pemasangan DE ini di distro mereka seperti Slackware.

avatar Tidak diketahui

Penulis:

Public Relations, Proudly Fiksiminier, Travel Enthusiast, Cultural Provocateur, Speak Person of @ibudypkp @sobatbudaya I love talking so much, so talk to me and ask me anything.

Tinggalkan komentar